HARIAN NUSANTARA, JAKARTA – Peristiwa pembunuhan terjadi di kamar kost yang berlokasi dikawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.
Diketahui jasad tersebut sosok perempuan adalah Cucu seniman legendaris betawi Mpok Nori, Dewhinta Anggary, diketahui ketika jasad Anggary pertama kali
ditemukan oleh ibu dan adik laki-lakinya di kamar kostnya di kawasan Bambu Apus, Cipayung.
Saat ditemukan Anggary, oleh kakaknya sudah terkapar, dan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka di bagian leher dan tubuh bagian atas, kata kerabat korban, Sania Destiani.
Selain itu, adapula bercak darah di sekitar kasur korban. Setelah itu, pihak keluarga langsung melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian.
Kepala Unit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, mengatakan “pelaku ditangkap di Tol Tangarang-Merak pada Sabtu siang sekitar pukul 13.30 WIB.”
“Tak butuh waktu lama, kurang dari 24 jam, jajaran polsek cipayung dibantu tim dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku yang berinisial FTJ, seorang warga negara Irak.”
“Pelaku kami tangkap di rest area Tol Tangerang, Merak saat hendak melarikan diri menuju Sumatera. Dan saat ini pelaku sudah diamankan di Polda Metro Jaya,” katanya.
Selain itu, penyelidikan telah dilakukan, dan polisi telah mengamankan barang bukti berupa rekaman kamera CCTV.
Adapun rekaman tersebut ternyata merekam gerak-gerik pelaku saat masuk ke kamar kost korban.
Edi mengungkapkan “sebelum tewas, korban sempat terlibat cekcok dengan pelaku terkait masalah hubungan pernikahan mereka yang telah berakhir.”
Berdasarkan hasil penyidikan, pencocokan barang bukti, serta keterangan dalam berita acara pemeriksaan, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi rasa cemburu.***
