Harian Nusantara, BOGOR – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor telah menerima dana hibah sebesar Rp16 miliar yang berasal dari APBD Kota Bogor.
Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna mengatakan bahwa dana hibah yang diterima Bawaslu akan dicairkan dalam dua tahap.
“Pencairan dibagi dua tahap, anggaran ini akan digunakan sampai dengan tahapan pengawasan Pilkada berakhir sekitar Januari 2025,” ungkapnya, Selasa (11/6/2024).
Herdiyatna menyebut pihaknya sudah membentuk badan Ad Hoc di setiap kecamatan dan kelurahan di Kota Bogor. Tentunya, masih kata Herdiyatna, kerja panwascam dan panwaslu ini membutuhkan anggaran.
“Untuk honor panwascam dan panwaslu itu anggarannya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sebesar Rp3 miliar,” jelasnya.
Rinciannya, sambung Herdiyatna, honor ketua panwascam senilai Rp2,2 juta per bulan sedangkan honor anggota panwascam sebesar Rp1,9 juta per bulan.
“Kalau pengawas kelurahan honor yang perlu disiapkan sebesar Rp1,1 juta per bulan dan pengawas TPS mendapat honor kurang lebih sebesar Rp800 ribu,” pungkasnya.
“Kami berharap dengan dukungan anggaran dari Pemkot Bogor maupun Pemprov Jabar dapat menunjang kinerja-kinerja badan ad hoc dan Bawaslu dalam menyukseskan Pilkada serentak 2024,” tambahnya. (R-007)